Semua terapi memiliki resiko, baik resikonya rendah atau tinggi. Terlebih terapi – terapi berupa manipulasi bioelektrik tubuh pasti resikonya lebih besar. Akupuntur adalah salah satu terapi yang bekerja dan berpengaruh pada kelektrikan tubuh. Terapi ini sudah melalui beberapa uji ilmiyah dan bahkan oleh WHO ditetapkan sebagai salah satu terapi komplementer yang memiliki kefektifitasan untuk beberapa kasus kesehatan. Berikut beberapa bahaya akupuntur jika digunakan dengan cara yang tidak tepat dan oleh orang yang kurang kompeten.

  1. Bisa membuat gejala penyakit tambah parah

Sebagaimana akupuntur memiliki efek penyembuhan yang baik, sebegitu juga akupuntur memiliki efek berlawanan jika digunakan secara tidak tepat. Jika menggunakan akupuntur dan memakai pendekatan sindrom, salah penggunaan akupuntur akan membuat penyakit yang ekses (energi berlebih) tambah ekses yang berarti tambah parah. Atau sebaliknya, membuat penyakit dengan sindrom defisiensi menjadi tambah less of energy.

  1. Bisa membuat lemas seketika

Jika pengunaan tidak tepat maka tubuh pasien akan merespon dengan rasa lemas atau fatigue yang berarti aliran kelistrikan tubuh terganggu atau tidak stabil. Hal ini bisa terjadi dalam beberapa kondisi. Kodisi yang paling sering adalah ketika penggunaan jarum dalam jumlah yang sangat banyak sehingga tubuh tidak bisa merespon dengan baik sampai mengakibatkan kekacaun bioelektrik tubuh.

bahaya akupuntur
bahaya akupuntur
  1. Bisa mengakibatkan pingsan

Kondisi pingsan saat terapi akupuntur bisa terjadi. Kondisi ini merupakan terusan dari kondisi lemas yang kami jelaskan sebelumnya. Jika kondisi melemasnya tubuh saat terapi tidak ditangani maka bisa berlanjut pada pingsan. Biasanya akan diikuti dengan keluarnya kringat dalam jumlah yang sangat banyak. Kemudian tubuh mendadak dingin lalu kesadaran menurun.

  1. Bisa mengakibatkan trauma pembulu darah

Jika penggunaan akupuntur tidak disertai dengan ketelitian akan beresiko mengakibatkan trauma pembulu darah. Trauma terjadi karena jarum merobek pembulu darah. Meskipun hal ini tidak termasuk emergency atau darurat, trauma pada pembulu darah dalam jumlah yang banyak akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman dan nyeri yang lebih.

Demikian beberapa hal yang terjadi jika kita menggunakan terapi akupuntur dengan tidak baik. Kehatian – hatian dalam menggunakan terapi akupuntur akan membuat terapi aman dan efektif. Jadilah pasien yang cerdas dan kerjasamalah dengan terapis Anda. Mari Sembuh.

Bahaya Akupuntur untuk Tubuh
Tag pada:                            

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *