Sejak lahir manusia memiliki darah dan pembuluh darah yang bersih dan sehat. Beranjak dewasa, darah semakin kotor . darah kotor menyebabkan berbagai macam zat sisa memenuhi dinding pembeuluh darah. Akibatnya, peredaran darah terganggu danmengancam kesehatan. Mengapa darah dan pembuluh darah yang semula bersih semakin lama semakin kotor ?

Gaya hidup dan pola makan modern adalh penyebab utamanya. Anda bisa mengetahui jawaban mengapa darah menjadi kotor dengan memperhatikan kembali keseharian anda. Apa saja yang anda lakukan dan makan setelah bangu pagi ? apa anda bisa terbebas dari stres jika anda sering berjalan kaki menghabiskan waktu bersama teman-teman ? mungkin hanya sedikit orang yang bisa menjawab pertanyaan ini dengan memuaskan. Sebelum zaman industrialisasi seperti sekarang, orang terus beraktivitas, sejak bangun pagi hingga menjlang tidur pada malam hari. Orang harus bertani, berjalan kaki dalam jarak jauh jika ada urusan yang perlu diselesaikan, dan menemui orang-orang secara langsung jika ada yang ingin dibicarakan. Kini, pola hidup manusia berubah. Orang-orang menjadi terbiasa menghabiskan waktu di dalam ruangan. Akibatnya, aktivitas gerak mereka semakin berkurang. Mereka juga jarang bisa meluangkan waktu utnuk berolahraga. Terlebih lagi berolahraga di udara terbuka kini semakin sulit dilakukan. Akibat berkurangnya kegiatan di luar ruangan, kesempatan untuk bisa berjemur di bawah sinar matahari semakin berkurang. Pola hidup seperti ini menyebabkandarah menjadi kotor. Jika kondisi ini terus berlanjut, racun akan berkumpul di dalam darah. Jika anda terus menjalani kehidupan tanpa mengeluarkan keringat, sedikit nergerak, minum minuman keras, merokok, dan mudah stress, darah anda akan menjadi kotor.

darah kotor berwarna hitam
darah kotor berwarna hitam

Masalah yang besar lagi adalah makanan tingi kalori dan makanan instan. Makanan olahan dan makanan instan diproduksi secara massal dan mengandung berbagai macam zat kimia tambahan dan pengawet. Makanan-makanan tersebut bisa menjadi penyebab kotornya darah memperburuk kotornya darah akibat adanya berbagai macam kandungan logam berat yang tibul dari perubahan lingkungan. Lemak dan logam berat akan mengalir di dalam darah dan menghasilkan berbagai macam zat sisa di pembuluh darah. Semakin menumpuk racun di dinding pembuluh darah, semakin sempit pula jalur yang dilalui darh. Akibatnya, sel darah merah sulit melewati jalur yang semput itu. Kondisi ini mempersulit pengangkutan oksigen dan nutrisi ke berbagai organ tubuh.

Baca Yang Ini  Terapi Fashdu Jogja

Kegemaran orang-orang masa kiri yang senang makan dan menikmasti camilan pada malam hari juga membuat darah menjadi kotor. Secara umum, lambung memerlukan waktu untuk mencerna makanan dan minuman. Diperlukan waktu 2-3 jam untuk mencerna karbohidrat, 4-5 jam untuk mencerna orotein, dan 7-8 jam untuk mencerna lemak. Jika anda mengonsumsi banyak daging, daging itu akan dicerna maksimal 12 jam.

Jika anda banyak makan, sistem pencernaan anda akan kelelahan karena waktu untuk mencerna makanan semakin panjang. Anda juga akan kesulitan buang air besar. Akibat banyak makan, energi yang dibutuhkan oleh lambung dan usus untuk mencerna makanan menjadi semakin besar. Jumlah energi yang dibutuhkan untuk bagian lain pun menjadi kurang karena energi seelumnya sudah terkuras untuk mencerna, menyerap, dan mensekresikan asupan makanan pada sistem pencernaan. Tidak semua nutrisi yang diserap itu digunakan oleh tubuh. Sisa-sisa nutrisi itu akhirnya terkumpul menjadi lemak dan mengotori darah. Inilah yang menyebabkan terjadinya perut buncit dan obesitas. Terakhir, banyak makan secara otomatis akan mengubah tubuh menjadi “lingkungan penghasil racun”. Ketika anda bekerja pada saat seharusnya anda beristirahat, anda akan menjadi tegang dan stress. Hal ini pun dapat menghasilkan racun di tubuh. Orang yang terpaksa bekerja tanpa istirahat akan mudah emosi.

Mengemil pada malam hari seperti halnya banyak makan juga merupakan penyebab utama kotornya darah. Biasanya tubuh memiliki waktu untuk membuang dan mengeluarkan racun dari jam 3-4 pagi sampai siang hari. Pada malam hari, metabolisme tubuh akan melemah dan kemampuan cerna akan berkurang,. Seusai makan malam, tubuh harus mempunyai waktu kosong yang cukup. Namun, orang yang mengemil laru malam seolah-olah memaksa sistem pencernaan yang seharusnya istirahat untuk kembali bekerja. Hal itu tentu membuat tubuh menjadi stress. Keesokan harinya, fungsi pemuangan air besar pun melemah dan gerakan peristaltic usus menjadi tidak lancar. Menikmatai camilan pada malam hari sama dengan memasukkan racun ke dalam tubuh. Darah tidak mungkin bersih jika tubuh dipenuhi racun. Justru, darah yang kotor itu akan berpengaruh buruk terhadap pembuluh darah.

Baca Yang Ini  Kaitan Antara Penyakit Kronis dan Darah

Orang-orang zaman sekarang selalu menyiksa pembuluh darah mereka. Sayangnya, mereka sulit mengubah kebiasan itu. Semua orang tahu bahwa kesehatan merupakan hal penting. Namun, mereka cenderung menganggap remeh hal itu. Untuk mengembalikkan kesehatan dalam waktu singkat, darh harus dibersihkan, itulah seabnya terapi detoksifikasi sangat dibutuhkan (Dr. Sun Jae-kwang). 

Perawatan dan Terapi Komplementer

Mari Sembuh

0858-6713-0908

Penyebab Darah Menjadi Kotor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *