Bayam merah, atau yang sering disebut bayam abang (Jawa), Senggang beureum (Sunda), Bayam gelatik adalah tanaman termasuk dalam genus Amaranthus. Genus ini memilki 70 spesies. Salah satu spesies yang dapat dikonsumsi adalah bayam merah atau amaranthe tricolore. Jenis ini sering dikonsumsi baik sebagai sayur pelengkap makanan pokok maupun pada pengobatan tradisional.

Karakteristik 1

Tanaman             : Tinggi mencapai 1,5 m.

Daun                     : Seperti bayam hijau, tetapi di bagian dekat urat daun tengah muncul warna merah keunguan. Varian lainya ada yang berwarna kuning kombinasi merah. Tumbuh berselang seling. Tepi daun bergelombang.

Bunga                   : Kecil.

Biji                          : Kecil berwarna hitam.

Akar                       : Putih.

Bahan aktif yang terdapat dalam batang dan daun bayam merah diantaranya, L-arabinose, methyl-D-galacturonate, D-galactose, dan 3-O-Ac-L-rhamnose. Aktifitas farmakologis dari zat aktif bayam merah diantaranya, penghambat sel kanker dan antiproliferasi, Hepatoprotektor, dan efek sitoprotektif lambung.

Secara turun temurun bayam merah digunakan sebagai ramuan atau jamu untuk mengatasi asam lambug. Terbukti bahwa tanaman ini memilki efek antitukak.

Jika anda ingin menggunakan tanaman ini sebagai pelengkap atau pendukung kesembuhan ada, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada herbalis atau petugas kesehatan yang memiliki keahlian dalam bidang fitomarmaka. Selain agar hasilnya lebih optimal, pemanfaatan dengan arahan dari yang berkompeten akan lebih aman dan mengurangi kesian-sian (uneffective).

(1) 100 Plus Herbal Indonesia, Bukti Ilmiah dan Racikan. Vol.11.

Mengenal: Bayam Merah
Baca Yang Ini  Hilangnya Seni Menyembuhkan
Tag pada:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *