Ada beberapa terapi komplementer yang bisa digunakan untuk menunjang proses pemulihan pasca stroke. Terapi – terapi ini telah digunakan secara umum untuk perawatan stroke. Berikut terapi – terapi tersebut.

  1. Terapi Pijat

Terapi pijat adalah terapi dengan menggunakan modalitas tangan. Dijalankan dengan cara menekan daerah – daerah tubuh yang dianggapa bermasalah. Pada pasien stroke terapi ini dianggap bisa membantu memperlancar aliran darah disekitar lokasi kelumpuhan sehingga proses recovery akan semakin cepat. Terkadang penterapis menggunakan alat bantu berupa kayu atau batu untuk menambah efek tekanan pada area yang diinginkan.

 

terapi stroke pijat
terapi stroke pijat

  1. Terapi Lintah

Terapi lintah adalah terapi dengan bantuan hewan lintah. Terapi lintah juga sering disebut terapi hirudo. Lintah dianggap dapat digunakan sebagai terapi pendukung pada pasien stoke karena lintah memiliki zat hirodu yang bersifat mengencerkan darah. Zat tersebut dianggap bisa melancarkan aliran darah pada pasien – pasien stroke yang mengalami sumbatan. Biasanya jumlah lintah yang digunakan dalam sekali terapi antara 5-10 ekor dan sangat tergantung pada kondisi pasien.

  1. Terapi akupuntur

Terapi akupuntur adalah terapi menggunakan jarum yang ditusukan pada point – point akupuntur yang tersebar pada tubuh kita. Terapi ini bermain pada tingkatan energy tubuh (biological energy). Pada pasien stroke terapi ini memiliki keefektifitasan yang baik. Tidak jarang terapi akupuntur dikombinasikan dengan terapi herbal untuk menambah keefektifitasanya. Hanya saja perlu memastikan siap terapis akupuntur Anda. Karena terapi ini sangat dipengaruhi oleh ketrampilan personal si penterapis.

  1. Terapi bekam

Terapi bekam adalah metode terapi yang menggunakan bantuan alat bekam (kop bekam) untuk memberikan tekanan pada kulit atau otot kita. Terapi bekam ada dua macam, bekam kering dan bekam basah. Istilah bekam kering dipergunakan untuk terapi bekam tanpa mengeluarkan darah dari tubuh pasien. Sedangkan terapi bekam basah adalah istilah yang digunakan untuk bekam dengan cara mengeluarkan darah pasien. Keduanya memiliki fungsi yang berebeda. Pasien stroke membutuhkan dua macam model terapi tersebut.

 

Beberapa terapi diatas hanya sebagian dari berbagai macam terapi – terapi komplementer yang bisa digunakan pada pasien rehabilitasi pasca serangan stroke. Tujuan utama terapi komplementer adalah mengembalikan fungsi tubuh pada keadaan seimbang sehingga proses recovery stroke akan semakin cepat. Konsultasikan kepada dokter, perawat atau terapis Anda agar Anda mendapatkan terapi yang tepat untuk mendukung kepulihan Anda.

Mari Bangkit dari Stroke, Mari Sembuh…Mari Terapi Stroke di Jogja…

Layanan Perawatan dan Terapi Kesembuhan

Mari Sembuh

0858-6713-0908

Macam – Macam Terapi Stroke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *